Melawan Polisi, Jambret Kelas Kakap Tersungkur Dipelor

Kisaran - Petualangan kejahatan M Nasir alias Tungkir (24) berakhir. Ini setelah betis kanan penjahat jalanan itu ditembus timah panas lantaran berusaha kabur dari kejaran Tim gabungan Unit Jatanras Polres Asahan bersama Polsek Pulau Raja.

Pria yang melakukan terindikasi sebagai pelaku penjambretan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan – Rantau Prapat atau persisnya di Simpang Aek Ledong tersebut dibekuk polisi pada tanggal 2 Januari 2018 lalu. Warga Lingkungan V Kelurahan Aek Loba Pekan Kecamatan Aek Kuasan, ini berhasil dilumpuhkan berawal dari laporan salah satu korbannya.

Sudarno (48) warga Dusun II Desa Damuli Kebun Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labura, korban Tungkir membeberkan ciri-ciri pelaku.

’’Ciri-ciri pelaku penjembretan digambakan korban ke penyidik Polsek Pulau Raja, ’’ ujar Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga, Kamis (25/1)

Penangkapan itu berawal dari laporan Sudarno (48) warga Dusun II desa Damuli Kebun Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labura yang diterima Polsek Pulau Raja dengan No.LP/08/I/2018/SU/Res Ash/Sek P Raja.

Menurut keterangan korban, saat itu dirinya bersama istrinya Yusri Herawati (47) dengan membonceng cucunya Raka Wibowo (6) melaju dari arah Medan. Sesampainya di Simpang Aek Ledong sepeda motornya dipepet dua pria tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda Supra tanpa Plat Nomor Polisi. Kemudian yang duduk diboncengan menarik tas milik istrinya hingga mereka terjatuh.

"Pelaku berhasil menggondol tas yang berisikan dua handphone merk Nokia, dua buah KTP atas nama keduanya, Sim C dan A milik Sudarno, STNK sepeda motor Honda Vario No,Pol BB 4926 HP serta uang kontan Rp.500 ribu lebih. Korban tidak menghiraukan dan lebih mementingkan istri berikut cucunya yang mengalami luka – luka akibat terjatuh,"jelas Kapolres.

Selanjutnya, setelah melalui proses penyelidikan yang hampir memakan waktu hampir sebulan akhirnya tersangka terdeteksi sehingga dilakukan penangkapan dan saat akan diamankan tersangka berusaha menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam dan terpaksa diambil tindakan tegas secara terarah.(Gus)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.